*dok : Kondisi Gedung Perpustakaan SMAN Bangun Jaya (11/5).



Musi Rawas - Warunginformasi.co.id


Serapan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMA Negeri Bangun Jaya diduga banyak mengalami kejanggalan. (23/5)


Pasalnya, Kondisi gedung perpustakaan yang berada di lingkungan SMA Negeri Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas tidak sesuai dengan serapan anggaran yang diduga menelan angka fantastis hingga ratusan juta rupiah melalui dana BOS.


Gedung yang terletak tepat berada disebelah ruang tunggu sekolah SMA Negeri Bangun Jaya tersebut, terlihat seperti tidak tersentuh perawatan padahal di Tahun Ajaran 2021 dan Tahun Ajaran 2022 SMA Negeri Bangun Jaya melalui dana Bos diduga gelontorkan dana hampir empat ratus juta rupiah.


Berdasarkan pantauan awak media saat mengunjungi langsung SMAN Bangun Jaya, (11/5). Nampak, cat dinding pada gedung perpustakaan sudah terlihat kusam, kaca yang berdebu, pintu yang terlihat usang dan hanya menggunakan satu buah gembok berukuran kecil.

*Bagian atas pada plafon gedung perpustakaan, terlihat kusam dan terdapat beberapa titik berongga.


Pada bagian dalam gedung, nampak susunan meja dan kursi yang tidak beraturan, tiga buah kipas angin 1 diantaranya diduga sudah tidak bisa digunakan, serta beberapa susunan buku yang tergeletak dilantai bahkan sudah berdebu, untuk plafon dalam gedung perpustakan nampak sudah belubang dan bukan hanya 1 lubang saja dimana dikhawatirkan akan mengalami rembes saat hujan deras dan dapat merusak fasilitas didalam perpustakaan.


Salah seorang pekerja SMAN Bangun Jaya, menerangakan sudah masuk tiga tahun belakang belum ada rehab pada gedung perpustakaan tersebut.


"Lebih 3 tahun belum ada rehab, kursi blm ada penambahan, perpustakaan dari dulu cak ini lah, kalau investaris perpus cak nyo belum ado, penambahan kursi dan meja tidak ada, kalau untuk buku ada, akses internet ada tapi untuk siswa belum ada hanya untuk guru", jelasnya. (11/5)



Untuk diketahui, pada TA 2021 SMA Negeri Bangun Jaya diduga menyerap anggaran sebesar Rp. 176.624.900,- pada tahap kedua dengan judul kegiatan pengembangan perpustakaan.


Dan di Tahun Ajaran 2022 yang lalu, SMA Negeri Bangun Jaya diduga kembali gelontorkan dana untuk judul kegiatan yang sama, yakni sebesar Rp. 210.648.300,- ditahap kedua.


Sementara itu, kepala sekolah SMAN Bangun Jaya, Hendra Rihartono. Hingga berita ini ditayangkan tidak memberikan tanggapan dan belum berhasil ditemui. (Iqbal)

Lebih baru Lebih lama