*Kadis Pertanian & Peternakan Kabupaten Musi Rawas Utara



Cuaca di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) saat ini sedang panas menyengat.


Pada momen cuaca panas seperti ini, terkadang dimanfaatkan warga memulai menggarap lahan untuk perkebunan dengan cara dibakar. 


Pemerintah daerah setempat telah menegaskan bahwa warga dilarang membuka lahan untuk berkebun dengan cara membakar. 


Sebagai solusinya, instansi terkait menyediakan bantuan alat berat untuk masyarakat membuka lahan.


Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara, Ade Meiri Siswani mengatakan pemerintah memudahkan masyarakat untuk membuka lahan dengan cara tidak membakar.


"Kami menyediakan bantuan alat berat, gratis. Silakan kepada masyarakat yang membutuhkan alat berat dapat mengajukan kepada kami," kata Ade Meiri. 


Dia menjelaskan, untuk mendapat bantuan alat berat tersebut, masyarakat mesti membuat kelompok tani, lalu mengajukan proposal ke Dinas Pertanian dan Perikanan Muratara. 


"Nanti tim dari kami akan survei ke lapangan untuk melihat lahan yang diajukan untuk mendapat bantuan alat berat, kalau sesuai maka akan diproses," katanya.


Menurut Ade, luas lahan yang diajukan untuk mendapat bantuan alat berat minimal 10 hektare per kelompok tani.


Pihaknya menyediakan alat berat tersebut berupa excavator dengan sistem pinjam pakai mengajukan ke Pemprov Sumsel.


"Untuk kelompok tani yang mengajukan nanti uangnya ditransfer ke kelompok tani tersebut, jadi meraka yang mengelola semuanya," kata Ade. 

(Iqbal/Tribunsumsel.com)

Lebih baru Lebih lama