![]() |
*Sony - Ketua LSM BAPAK. |
Musi Rawas – Warunginformasi.co.id
Setelah pemberitaan terkait anggaran Belanja Suku Cadang – Suku Cadang Alat Besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Musi Rawas tahun 2024 senilai Rp630.346.660,00 mencuat, pihak DLH akhirnya merespons.
Sekretaris DLH Musi Rawas, Deddy Nurahman, saat dikonfirmasi Warunginformasi.co.id melalui pesan WhatsApp, tidak memberikan jawaban langsung terkait rincian anggaran tersebut. Deddy hanya meminta agar wartawan menemui langsung pejabat yang berwenang.
“Coba temui langsung Kabid/PPTK atau Kepala Dinas,” tulis Deddy dalam pesannya, Kamis (15/8).
Lebih lanjut, Deddy kemudian mengarahkan agar konfirmasi dilakukan kepada Kabid PSLB3, yakni Pak Yudi.
“Silahkan datang ke kantor dan temui langsung yang bersangkutan, Kabid PSLB3 Pak Yudi,” tambahnya.
Menanggapi hal ini, Ketua LSM Barisan Pemuda Anti Korupsi (BAPAK), Sony, mengaku kecewa dan mengecam dengan respon tersebut.
Menurutnya, pejabat setingkat Sekretaris Dinas seharusnya mampu memberikan keterangan awal yang jelas kepada publik.
“Kalau hanya diarahkan ke pejabat lain tanpa memberikan penjelasan, kesannya DLH tidak siap untuk transparan. Ini menyangkut uang rakyat, seharusnya dijawab dengan terbuka dan lengkap,” tegas Sony.
Sony juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang ia peroleh, sebagian besar armada truk dan alat berat yang digunakan DLH Musi Rawas berstatus sewa, bukan milik dinas atau Pemda.
“Kalau benar kendaraan itu sewa, lalu untuk apa DLH menganggarkan pembelian suku cadang dengan nilai fantastis? Bukankah seharusnya biaya perawatan dan penggantian suku cadang menjadi tanggung jawab penyedia sewa?” ujarnya.
Sony meminta pejabat DLH, khususnya Kabid PSLB3 dan Kepala Dinas, segera memberikan jawaban resmi kepada publik.
“Jangan sampai masyarakat menduga-duga. Kalau memang anggaran itu wajar, jelaskan spesifikasinya, dasar harganya, dan kendaraan mana yang menerima suku cadang tersebut,” tambahnya (Tim)