*Gambar Sekolah SDN1 Sumber Harta Kab. Musi Rawas



Warunginformasi.co.id – Musi Rawas, Sumsel – Serapan anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sumber Harta diduga banyak mengalami kejanggalan.


Dugaan adanya kejanggalan pada serapan anggaran dana BOS di SDN 1 Sumber Harta itu terjadi pada tahun 2022.


Dimana serapan anggran dana BOS pada sekolah dasar itu tidak ubah seperti biasanya.


Berdasarkan data yang telah berhasil dihimpun media ini, serapan anggaran pada komponen Kegiatan Pengembangan Perpustakaan dalam Laporan BOS Salur SDN 1 Sumber Harta tahun 2022 mencapai Rp.7.230.000 yang terbagi menjadi 3 tahap.


Rincianya, tahap pertama realisasi dana BOS 2020 di SDN 1 Sumber Harta untuk komponen Kegiatan Pengembangan Perpustakaan senilai Rp. 750.000.


Sementara untuk tahap II, nilai realisasinya semaki bertambah yakni mencapai Rp 5.205.000 dan untuk tahap III, nilai realisasi dana BOS 2020 di SDN 1 Sumber Harta mencapai Rp 1.275.000.


Disamping itu, juga terdapat pembayaran honor senilai Rp. 27.600.000,- (Dua Puluh Tujuh Juta Enam Ratus Ribu Rupiah), yang terbagi 3 Tahapan.


Menanggapi adanya kejanggalan pada dana BOS tahun 2022, tim media Warunginformasi.co.id melakukan konfirmasi kepada Kepala SDN 1 Sumber Harta, Subur.


Dalam keterangannya, orang nomor satu di SDN 1 Sumber Harta itu menyatakan bahwa tidak ada temuan dalam laporan dana BOS tahun anggaran 2022 pada lembanganya.


Menurutnya, laporan penggunaan dana BOS 2022 di SDN 1 Sumber Harta sudah diperiksa Inspektorat, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


“Ini sedang diperiksa oleh BPK Sebagai sample,” kata Subur ketika dikonfirmasi via Telp. WhatsAppnya, Senin, 27 Maret 2023 siang.


Namun setelah disinggung mengenai rincian realisasi dana BOS 2022, Kepala SDN 1 Sumber Harta itu malah enggan memberikan penjelasan dengan alasan tidak etis via telepon.


“kan sudah saya bilang, ke sekolah aja, besok saya ada disekolah kita ngobrol disekolah” ujarnya.


Pihaknya mengaku tidak bisa memberikan data rincian laporan BOS karena tak ingin menanggapi via panggilan telepon .


“besok saya ada disekolah, besok kesekolah saja,” tegas Subur. (Iqbal)

Lebih baru Lebih lama